Ini Dia Fakta Terbaru Pergerakan Saham TLKM dan ISAT Saat PDNS Down! Kamu Harus Tahu!

GadgetOz.com – Saham Telekomunikasi Bergerak Fluktuatif Pasca Serangan Ransomware di PDNS 2 Surabaya

H2: Serangan Ransomware Mengguncang Saham Emiten Telekomunikasi
H3: Saham TLKM, ISAT, EXCL, dan FREN Bergerak Fluktuatif Setelah Insiden Brain Cipher

Sejak insiden serangan ransomware Brain Cipher menyerang Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya, saham emiten telekomunikasi Indonesia, mulai dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) hingga PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredo Hutchison (IOH) mengalami fluktuasi harga yang signifikan.

H3: Telkomsigma Terus Berupaya Pemulihan Data Pasca Serangan Ransomware
Teranyar, VP Legal & Compliance Telkomsigma Reza Topobroto menyatakan bahwa Telkomsigma terus aktif mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam upaya pemulihan data pasca serangan ransomware. Dengan aktivasi crisis center SCC yang beroperasi 24×7 Always On, Telkomsigma memastikan pemulihan layanan dapat dikendalikan dengan efektif dan aman.

H3: Pergerakan Saham Emiten Telekomunikasi Pasca Serangan Ransomware
1. Saham TLKM
Saat insiden serangan ransomware terjadi, saham TLKM ditutup di zona hijau di harga Rp2.840 pada Kamis (20/6/2024). Meskipun mengalami penurunan harga pada awal Juli, saham TLKM kembali menguat di level Rp3.020 pada Jumat (5/7/2024).
Pada Kamis (11/7/2024), harga saham TLKM masih bertengger di zona hijau dengan harga Rp3.180, menguat 0,63%. Selama periode 20 Juni hingga 11 Juli 2024, saham Telkom naik 7,8%.

2. Saham ISAT
Sama seperti TLKM, harga saham ISAT juga mengalami fluktuasi. Pada 20 Juni 2024, harga saham ISAT ditutup menguat di Rp10.250. Namun, hingga 11 Juli 2024, saham Indosat mengalami kenaikan sebesar 10,31%.

3. Saham EXCL
Harga saham EXCL dari PT XL Axiata Tbk. juga mengalami pergerakan yang signifikan. Pada saat insiden, saham EXCL ditutup di harga Rp2.140. Namun, pada 28 Juni 2024, saham EXCL turun ke level Rp2.160 sebelum kembali menguat di level Rp2.300 pada sesi perdagangan hari ini.

4. Saham FREN
PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) juga mengalami fluktuasi harga saham setelah insiden ransomware. Pada 20 Juni 2024, saham FREN menguat 4,76% ke level Rp44. Namun, pada 28 Juni 2024, harga saham FREN turun ke level 38 sebelum menguat kembali di harga Rp32 pada sesi perdagangan hari ini.

Dengan adanya serangan ransomware yang mengguncang PDNS 2 Surabaya, pergerakan saham emiten telekomunikasi terus dipantau oleh para investor. Meskipun mengalami fluktuasi harga, beberapa saham seperti TLKM dan ISAT masih mampu menguat kembali setelah insiden tersebut.

Temukan Artikel Viral kami di Google News