PSN Tak Kenal Menyerah! Lihat Bagaimana Mereka Bertahan di Tengah Serangan Starlink!

GadgetOz.com – PSN: Peluang Pasar Satelit GEO Masih Terbuka Meski Starlink Elon Musk Mendominasi

Peluang bisnis di industri satelit masih terbuka lebar bagi pemain satelit Geostasioner (GEO) meskipun Starlink milik Elon Musk telah menguasai wilayah antariksa Indonesia dengan lebih dari 200 satelit di orbit rendah. PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) memandang bahwa pasar satelit GEO tetap relevan meskipun persaingan dengan satelit orbit rendah (low earth orbit/LEO) semakin ketat.

Satelit LEO beroperasi pada ketinggian 160-200 kilometer di atas permukaan bumi, jauh lebih rendah daripada satelit GEO yang berada di ketinggian 35.000 km. Dengan posisi yang lebih rendah, satelit LEO seperti Starlink mampu memberikan kecepatan dan latensi internet yang lebih baik daripada satelit GEO. CEO PSN, Adi Rahman Adiwoso, menyatakan bahwa meski kecepatan internet dari kedua jenis satelit tersebut berbeda jauh, pasar satelit GEO masih diminati oleh perusahaan yang memperhatikan keamanan data mereka.

Adi menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang sensitif terhadap keamanan data cenderung memilih pemain lokal seperti PSN daripada Starlink. Menurutnya, pasar yang dituju oleh Starlink berbeda dengan target pasar PSN, dengan Starlink lebih fokus pada konsumen ritel daripada institusi seperti perbankan.

Meski pasar satelit di Indonesia sangat besar, Adi menekankan pentingnya untuk tidak hanya bergantung pada kapasitas luar negeri. Kehadiran Starlink menjadi perhatian tersendiri karena popularitas Elon Musk sebagai pemiliknya. Sejumlah pemain di industri satelit GEO khawatir bahwa permintaan Elon Musk untuk menambah tingkat toleransi gangguan dari Starlink dapat mengurangi kapasitas satelit GEO secara keseluruhan.

Dalam hal frekuensi, Adi menyatakan bahwa hingga saat ini frekuensi LEO belum mengganggu satelit GEO. Namun, pada Konferensi Komunikasi Radio Dunia (WRC) 2023, seluruh pemain internasional sepakat menolak rencana Elon Musk terkait peningkatan tingkat toleransi gangguan dari Starlink.

PSN sendiri merupakan salah satu operator satelit terbesar di Indonesia dengan sejumlah satelit seperti Satelit Nusantara-1, Satelit Nusantara-2, dan Satelit Satria-1 yang telah diluncurkan untuk menyediakan layanan internet di wilayah Indonesia. Terakhir, PSN juga merencanakan peluncuran Satelit Nusantara-5 pada akhir tahun 2024 dengan kapasitas internet yang lebih tinggi dari Satelit Satria-1.

Dengan persaingan yang semakin ketat di industri satelit, PSN tetap optimis bahwa pasar satelit GEO masih memiliki potensi besar di Indonesia meskipun dominasi Starlink semakin kuat. Adi dan tim PSN terus berupaya untuk menjaga posisinya di pasar lokal dan memberikan layanan internet yang berkualitas kepada pelanggan di seluruh Indonesia.

Temukan Artikel Viral kami di Google News