News  

China Beralih ke Teknologi Sendiri: Memutus Ketergantungan pada Chip Jaringan Asing

China Tiongkok
China Tiongkok

GadgetOz.com – Di tengah memanasnya tensi perdagangan antara China dan Amerika Serikat, langkah terbaru China menunjukkan tekad mereka untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing.

Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China memerintahkan operator seluler raksasa seperti China Mobile dan China Telecom untuk mulai beralih dari chip jaringan buatan asing.

Perintah ini menandakan langkah strategis China untuk membangun kemandirian dalam teknologi penting seperti semikonduktor.

Hal ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk sanksi AS terhadap perusahaan China seperti Huawei yang membatasi akses mereka ke chip buatan AS.

Baca Juga : Alipay+ Siap Meluncur di Indonesia, Siap Bersaing dengan OVO dan Gopay?

Namun, China tak gentar. Mereka telah menunjukkan kemajuan pesat dalam pengembangan chip lokal, dengan kualitas dan performa yang tak kalah bersaing.

Hal ini membuka peluang bagi perusahaan China seperti Huawei dan Phytium untuk mengisi celah yang ditinggalkan oleh chip asing.

Langkah China ini tak hanya berdampak pada industri telekomunikasi, tetapi juga pada perusahaan teknologi multinasional seperti Intel dan AMD.

China merupakan pasar yang sangat besar bagi kedua perusahaan ini, dengan kontribusi pendapatan yang signifikan. Peralihan ke chip lokal di China tentu akan memberikan pukulan telak bagi mereka.

Baca Juga : TikTok Notes: Pesaing Baru Instagram Hadir dengan Nuansa Berbeda

Lebih lanjut, China juga telah melarang penggunaan teknologi AS seperti prosesor Intel dan AMD pada perangkat milik pemerintah.

Mereka juga tengah mengembangkan sistem operasi lokal berbasis Linux untuk menggantikan Microsoft Windows.

Upaya-upaya ini menunjukkan komitmen China untuk membangun ekosistem teknologinya sendiri yang independen dan tahan banting terhadap gejolak geopolitik.

Meskipun transisi ini mungkin menghadirkan tantangan, China tampaknya siap menghadapi konsekuensinya.

Dengan tekad dan sumber daya yang melimpah, mereka berambisi untuk menjadi pemimpin global dalam teknologi masa depan.

Temukan Artikel Viral kami di Google News